colocasia.spmabogor.net

Majalah Dinding Maya SPMA Bogor

Browsing Posts tagged pramuka

Sekelompok anggota pramuka saka taruna bumi SPMAN Bogor sedang mengadakan jurit malam dalam rangka kenaikan tingkat. Selepas tengah malam, rombongan itu harus menyeberangi Sungai Cisadane tanpa melewati jembatan.

“Apakah tidak ada ular di sini?” tanya seorang peserta putri takut-takut.

“Tidak usah kuatir,” jawab Kak Solehuddin yang jadi pemandu. “Di sini mah tidak ada ular. Sebab ular-ularnya pada takut sama buaya… .”

Seperti diposting oleh eko topsecret pada Sabtu 29 Mei 2010
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=2482

Peristiwa ini terjadi pada angkatan 86.
Belajar dari acara pelantikan pramuka angkatan 85, di mana pd pelaksanaan acara tersebut banyak kejadian yang ‘aneh tapi nyata’. Salah satunya, ketika rehat dari kegiatan ada yang pingsan/kesurupan 5 orang sekaligus (4 peserta dan 1 panitia, dari panitia klu gak salah Enok/adiknya pak guru A. Musyadar). Lebih aneh lagi salah seorang peserta yang pingsan dalam ‘ingauannya’ mengancam kepada Pradana (Meisbah) dan kerani (Solehuddin).

Singkat cerita hal tsb bisa dibereskan dg mendatangkan orang pintar dari sekitar lokasi. Setelah di jampi2 dan dibuatkan sesajen, pesakitan akhirnya zzzzzzzzz….tidur semua.

Malam harinya setelah acara pokok selesai. Saya dan Meisbah bergerilya ngambil telor yang ada di sesajen…. kemudian digoreng dan dimakan. Kenyang deh. Setelah acara pelantikan selesai dan masuk sekolah kembali, salah satu dari 5 peserta yang
kesurupan (Alm) Kiyana Arti, hampir seminggu dia di tempat kostnya jatuh bangun terus-terusan kesurupan. Untungnya ada pak Ustadz Yalman, setiap kali kesurupan bisa diatasi oleh beliau. Kemungkinan hal tsb disebabkan lokasi kegiatan terlalu jauh dari sekolah (di Gunung Kapur Jasinga). Peserta berangkat dari sekolah ke lokasi berjalan kaki, jadi terlalu lelah. Di samping itu selama perjalanan ada gangguan teknis dari panitia liar yang dimotori oleh kang Cimul Cs…he he he.

AKIBATNYA….Pelantikan Pramuka untuk angkatan 86 tidak diizinkan dilaksanakan di luar kawasan Ciomas, jadi hanya dilaksanakan di sekitar sekolah.

Pada puncak acara, sebelum dilakukan pemasangan kacu, terlebih dahulu peserta mengikuti acara renungan malam. Kegiatan ini dilaksanakan di kebun ubi jalar milik angkatan 84 belakang sekolah (sekitar perumahan guru). Peserta dengan dibekali satu buah lilin, korek api dan teks renungan malam, peserta disebar dan ditempatkan di antara guludan ubi jalar. Acara renungan malam berjalan lancar sampai serine dibunyikan sbg tanda peserta harus berkumpul kembali di Aula……..

Seperti diposting oleh solehuddin84 pada Sabtu 15 Ags 2009
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=2102

Semua pasti sepakat, kalo masa orientasi adalah masa yang paling sulit dilupakan oleh kita semua, tapi buat saya, separah-parahnya orientasi perkenalan siswa baru, masih lebih parah orientasi waktu mau jadi anggota pramuka Saka Taruna Bumi. Waduh itu bener-bener masa yang paling bikin nangis deh, untungnya ga semua Kakak2 nya galak, ada juga yang udah baik, soalnya kita kan udah lebih saling kenal.

Masih inget deh, saat itu malem2 perjalanan dimulai dari lokasi sekolah, ke atas mushola sampai ke gudang tengah dalam keadaan mata tertutup, saat di kebun kopi kita ditaruh terpisah dengan yg lainnya buat nyari kacu, (ih bener-bener serem), setelah menyusur gudang tengah, pas lewat sawah ada salah satu temen sepatunya copot, ya ampyuuun kita semua harus nyebur ke sawah buat cari itu sepatu, mana dingin lagi, dan yang ada di benak saya waktu itu takut ada lintah, atau ular, hiiiii …..

Tapi itu sih belum seberapa, yang bikin saya merinding sampai saat ini adalah ketika acara adat, kita harus makan menu yang bener-bener dibuat aneh, ada nasi dicampur ikan asin dan jambu biji yang udah bener2 kematengan, jangankan mau makan, ngebayangin aja udah bikin isi perut bergejolak nahan rasa, ughh…!! Abis itu ceritanya kita dikasih cuci mulut, wah girang dong karena kakak2 udah ngeliatin permen, yah, minimal kan rasa mual bisa hilang, but… ternyata yang terjadi sungguh di luar dugaan !! Ga pernah kebayang sebelumnya kan, kalo kita harus memakan permen itu dikulum dari mulut satu ke mulut yang lainnya walau sesama perempuan…(gimana nasib yg paling akhir coba??!!) Woooow …. Silahkan bayangkan kira-kira apa ya rasanya???!!!

Yaah, walau seribu rasa campur aduk saat itu, (dari enek, mual, pengen nangis) tapi dengan alasan untuk kebersamaan, tetap permen itu harus masuk juga ke mulutku, am…nyam…nyam (nano-nano rasanya….)

Seperti diposting oleh twenny89 pada Rabu 03 Juni 2009
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=1970

Gak tau gimana mulainya tau2 SPMA Bogor terdaftar sebagai perserta lomba keterampilan Pramuka se-Jabar tahun 1989. Karena kebetulan saya saat itu sebagai pengurus di Pramuka dan sekretaris Bantara jadi tau ada undangan itu. Saat itu saya88/89, ari alfajri89 dan suganda89 (maaf untuk yg lain saya lupa banget, siapa anggota regu yg lain saat itu, yg merasa anggota regu lainnya harap tunjuk jari) bertekad untuk ikut walaupun dengan modal cuma nekat, karena gak ada pelatihan sebelumnya… Saya cuma memberi semangat kepada anggota yg lain, kalo lomba keterampilan kaya gini, paling yg diuji cuma tali temali, dasa dharma pramuka, berkemah, hiking dll jadi ikut aja walau cuma jadi peserta tanpa target. Akhirnya kita putuskan kita berangkat. Satu minggu sebelum keberangkatan kita mengajukan dana dan kendaraan ke sekolah… Alhamdulillah permohonan itu ditolak hehehehehe. Kita berembuk lagi, dan diputuskan kita tetap berangkat walaupun tidak didukung dana dr sekolah…. akhirnya kita patungan dan berangkat jalan kaki/pake angkot ke perkemahan sukamantri.

Saat perlombaan area lomba sangat basah karena hujan deras, dan kami ga berbekal jas hujan dan kami juga kelaparan….(kasian banget yah) Tapi tekad kami tetap melanjutkan perlombaan sampe selesai. Saat itu di deket curug… (entah nama curugnya apa) saya terjatuh masuk jurang, untung aja dalemnya cuma beberapa meter aja jadi gak ngalamin cedera yg berat. Tim SPMA satu2nya tim yang melakukan hiking sambil berlari… sehingga sampai finish duluan dan jauh meninggalkan tim lain. Setiap selesai mengerjakan tugas, kami berlari lagi… begitu terus setiap pos…

Pas pengumuman juara, kami sama sekali tidak terlalu concern dengan pengumuman itu, karena saat itu kami ga terlalu yakin bakal juara, jadi kami asik aja tetap makan nasi kotak (sumpah nasi kotaknya enak banget……) Tapi saat disebutkan kita juara, kami hampir gak percaya… Masa sih….? Setelah dipanggil yg kedua kali, baru kami sadar….. kami juaraaaaaaaa ke satu… Yang lebih hebat lagi kita juga dinobatkan sebagai Tim paling kreatif. Kenapa Bisa? Ya karena saat itu hujan lebat sekali sehingga semua kertas soal jawaban hancur… Teman2 bingung, gimana nih…….. Terus saya jawab, lah kita kan pramuka, pake aja yg bisa kita pake untuk ngejawab… Akhirnya suganda dengan kreatif menggunakan daun talas, daun jati, dan daun yg lain sebagai lembar jawaban… jadi karena itulah tim kita yg paling lengkap mengisi jawabab soal di setiap pos… dan satu2nya tim yg ngerjaian soal dengan daun sebagai media jawaban.

Saat pulang dan membawa juara, kita sama sekali gak punya uang untuk naik angkot akhirnya dari perkemahan sukamantri kita berjalan ke asrama. Gak ada rasa cape, yg ada adalah BANGGA… BANGGA dan BANGGA…. Karena kita gak ada kendaraan untuk membawa Piala yang besar sekali itu (tingginya kayanya 1 meter lebih deh) maka untuk sementara piala itu kita titipkan ke panitia dan hari senin akan kita ambil setelah ada kendaraan.

Pasti mudah ditebaklah, saya yakin banget permintaan kita untuk pinjam kendaraan pasti dipenuhi. Senennya kita ke KWARCAB Bogor untuk mengambil Piala dengan 2 Mobil. Saya ingat saat itu, peserta diangkut dengan JIP land Rover hard top kepala sekolah dan supporter diangkut dengan mini bus. Maka bertenggerlah piala besar itu di ruang kepala sekolah…. Masih adakah piala itu sampe sekarang ? Buat ari n suganda, siapa lagi sih anggota tim saat itu?

Seperti diposting oleh bedjo pada Rabu 20 Ags 2008
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=1046

Beberapa hari sepulang dari Reuni Perak Perunggu Alumni SPMA Bogor, saya dan istri ngoprek2 (pinjam istilah teh Dwikania) album foto. Banyak sekali foto kenangan jaman dulu (Jadul) kita di saat duduk di bangku SPMA. Salah satu yang saya temukan foto saya dan Irwan Juru sedang berdiri di belakang Ugun dan seorang lagi yang (maaf) saya lupa namanya sedang memasak serta Arif “Ovint” Samsumar (berkacamata) yang sedang makan ayam goreng (sepertinya) sambil berdiri. Saya dan lainnya mengenakan baju pramuka sedangkan Ovint mengenakan kaos bertuliskan Jamnas Cibubur dengan dibalut jaket.

Saya coba untuk merangkai ingatan tentang foto tersebut… Tidaklah butuh waktu lama mengembalikan kenangan Foto tersebut (walau banyak yang lupanya)….
Foto tersebut diambil saat kegiatan Jambore Nasinal (Jamnas) di Cibubur tahun 1986, ajang berkumpulnya para pramuka se Indonesia. Kami dari Saka Taruna Bhumi SPMA Bogor turut berpartisipasi dengan membuka stand pameran. Di sana kami memperkenalkan tentang kegiatan di SPMA Bogor dan menjelaskan fungsi beberapa alat teknologi tepat guna pertanian yang dibuat di sekolah kami, seperti alat pengering biji kopi, alat pemipil jagung dan alat lainnya. Selain itu, kami juga mengenalkan kepada peserta berbagai macam tanaman perkebunan, pangan dan holtikultura.
Wah senangnya… Ini merupakan pengalaman yang pertama dan tak terlupakan mengikuti ajang kepramukaan berskala Nasional..
Beranjak dari sinilah saya aktif di kegiatan Pramuka Saka Taruna Bhumi SPMA Bogor….

Seperti diposting oleh repelita iwan kusuma pada Kamis 21 Ags 2008
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=1058

Salah satu yang sangat berkesan di sekolah kita adalah Masa Orientasi…..tidak ada kekerasan…. seru aja…. lucu….. karena tugasnya gak jauh-jauh dari kelakuan remaja….

Kalau kak Nono disuruh nyuapin kak Novie….. dan katanya deg-degannya luar biasa….
Kalau saya disuruh merayu pohon besar di lapangan upacara sama Kakang….
(eh… nama aslinya lupa… ngintip postingan kak nina… achmad agus satria ….)
dua-tiga kali diulang….. kesselll …. tapi sebagai balasannya Kakang lari-lari kesenengan muterin pohon…
Terus manjat…. jadi terbalik… jadi yang di orientasi itu siapa …. ?

Selain itu, masa penerimaan anggota pramuka juga menyenangkan…. ada JURIT MALAM…..
Karena saya takut banget (mendengar cerita-cerita sebelumnya…) maka pas mau jurit malam saya sakit perut….. entah bener sakit perut atau stress…. jadilah dikasih kompensasi boleh nunggu di basecamp….
Hehehehe…. tapi tetep lulus…. bahkan jadi aktifis pramuka bareng kak evool, kak asep83, kak emput82…. ikut Jamboree Nasional segala …..

Seperti diposting oleh nonon pada Selasa 11 Maret 2008
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=216

Kegiatan Pramuka di SPMA adalah kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti. Bagi anggota Pramuka yang aktif “SAKA TARUNA BUMI” adalah nama ambalan yang membanggakan.
Sebelum menjadi anggota biasanya para calon anggota diharuskan mengikuti acara pelantikan yang biasanya diadakan pada saat liburan sekolah.
Saya mengikuti pelantikan yang ke 2 di lapangan upacara kampus kita pada hari Sabtu–Minggu (Persami) bersama teman-teman yang pada waktu pelantikan pertama tidak dapat hadir.
Singkat cerita, setelah semua kegiatan dapat dilewati bersama dengan aman termasuk nyasar di kuburan daerah pancasan sampai jam 10 malam… nyari tanda panah, ternyata tanda panah ada di pohon nangka, cuma saya ga berani ngangkat kepala. Kuburan euy.. hiiiiii..!

Setelah kembali berkumpul di halaman sekolah, para kakak pembina mulai dengan bentakan-bentakan dan perintah ini itu (caritana mah mo gojlog mental para yuniornya..he..he). Pada saat itu saya dan Henny diperintahkan saling memegang hidung dan kuping teman. Saya pegang kuping dan hidung Henny begitu juga sebaliknya. Selang beberapa menit Henny pelan-pelan menggeser wajahnya, sehingga pegangan ke hidungnya agak mengendur, ternyata diketahui kakak pembina. Kembali bentakan dan perintah menggema, dengan cepat saya memegang kembali hidung Henny. Beberapa saat kemudian hal tersebut kembali dilakukan Henny. Setelah lima belas menit berlalu, kami diperintahkan istirahat. Kami menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan-lahan, saya perhatikan Henny, dia menarik nafas lebih panjang dan menghembuskannya…. aaaaah…legaaa deh rasanya! Kemudian sambil tersenyum dia berkata, “Kalo pegang hidung jangan kenceng-kenceng dong!”
Saya melongo…. Ya Allah. Henny bageur, geulis…. hampura nya!
Saking takutnya sama bentakan kakak pembina, tanpa disadari saya memencet hidung Henny kenceng-kenceng, sehingga dia ga bisa bernafas (maklum kami punya hidung sama-sama ‘cunglem’). Aduuh….nyesel banget deh….

Seperti diposting oleh Iie pada Minggu 17 Feb dan Senin 18 Feb 2008
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=136 dan http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=143

Kalau di dalam komik ada tokoh bernama lucky luck, seorang koboy yang menembak lebih cepat dari bayangannya, maka di SPMA ada seorang Den Comon yang dikenal sebagai seorang futureboy yang menjawab lebih cepat dari pertanyaannya.

Peristiwanya terjadi di saat orientasi pramuka. Hari masih pagi, rumput-rumput masih bertopi embun udara dingin membangunkan bulu-bulu halus di setiap lubang pori-pori tanganku, di pagi buta itu kami telah berbaris rapi berdasarkan kelompok/sangga masing-masing. Sangga lima dipimpin oleh Repelita Iwan Kusuma dan wakilnya saya, sedangkan Den Comon berada di sangga tiga.

Sebelum apel pagi dimulai, kakak kelas berdiri di depan barisan dan bertanya kepada sangga tiga, “Adik-adik su…“
Belum lagi selesai pertanyaan, tiba-tiba Den Comon menjawab, “Sudah Kak Jeng nDog…!”
Maka pecahlah kesunyian pagi di tengah sawah belakang sekolah itu. Sejak saat itu Den Comon biasa dipanggil Mister nDog. Itulah Den nDog alias Deden Zainal Mustofa. Dengan bakatnya itulah, maka tak heran kalau Den Comon diangkat sebagai ketua Dewi Sri.

Seperti diposting oleh solahudin88 pada Senin 02 Maret 2009
Tanggapan dan komentar selengkapnya dapat dilihat pada link berikut:
http://forum.spmabogor.net/viewtopic.php?t=1813